Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Merawat Kelinci Anggora Dan Lokal Dengan Baik

Cara Merawat Kelinci


 Jika kamu baru pertama kalinya ingin memelihara hewan seperti kelinci, baik itu yang anggora maupun yang lokal. Maka kamu perlu belajar terlebih dahulu cara merawat kelinci dengan baik agar tidak mati.

Sebab banyak kasus kelinci mati akibat tidak mendapatkan perawatan yang tepat. Kurangnya pengalaman dan pengetahuan menjadi salah satu faktornya. 

Sebelum merawat kelinci, tentunya kamu perlu mengetahui terlebih dahulu jenis kelinci yang akan dipelihara. Untuk itu kamu bisa membacanya di artikel yang berjudul jenis jenis kelinci anggora, lokal, pedaging hingga termahal.

Faktor Kelinci Cepat Mati Saat Dipelihara

Sebelum membahas lebih lanjut. Kamu harus mengetahui terebih dahulu apa saja faktor - faktor yang membuat kelinci tidak dapat bertahan hidup. Apa saja faktor tersebut ? Baca terus ulasan yang ada dibawah ini.

1. Penyakit

Pada saat membeli seekor kelinci. Maka pilihlah kelinci yang sehat, lincah dan kuat makan. Hindari memilih kelinci yang banyak diam dan terlihat murung. Bisa jadi itu adalah salah satu kelinci yang sedang sakit.

2. Kesepian

Cara merawat kelinci

Memelihara kelinci disarankan jangan hanya 1 ekor saja. Minimal ia memiliki teman dalam satu kandangnya. Sebab banyak kasus dimana kelinci yang dipelihara 1 ekor saja bisa berakibat ia menjadi stres dan berujung pada kematian.

3. Makanan yang tidak tepat

Dalam memberi makanan terhadap kelinci juga tidak boleh sembarangan. Sebab kelinci bisa saja keracunan makanan yang diberikan dan berakibat pada kematian. Contoh makanan yang tidak boleh diberikan pada kelinci berupa, alpukat (jika berlebihan bisa mengakibatkan keracunan pada kelinci), biji apel, cokelat, bawang putih/merah, daun kentang, selada bokor dll. 

Namun yang perlu di ingat, jangan sembarangan dalam memberi makan kelinci atau kamu bisa membahayakan kesehatannya.

Itulah beberapa faktor atau penyebab kelinci cepat mati ketika dipelihara. Sebaiknya kamu perlu menghindari beberapa faktor - faktor yang sudah dijelaskan diatas, ya.

Cara Merawat Kelinci Agar Tumbuh Dengan Baik

Merawat kelinci anggora maupun lokal sebenarnya sama saja. Jika dilakukan dengan cara yang benar dan perlakuan yang baik. Maka kelinci kamu akan tumbuh dengan baik dan selalu sehat. Ada beberapa hal yang perlu kamu lakukan seperti yang akan saya jelaskan dibawah ini.

1. Siapkan tempat tinggal yang nyaman

Kelinci membutuhkan tempat tinggal yang nyaman dari gangguan hewan lainnya seperti tikus. Tak hanya itu, tempat tinggal yang sempit juga akan membuat kelinci menjadi stres. Ukuran ideal kandang untuk kelinci adalah 200 x 70 x 70 cm dengan ketinggian 50 cm. 

Perhatikan juga suhu udara untuk jenis kelinci anggora. Umumnya kelinci anggora terbiasa hidup dengan suhu 21 derajat celcius.

2. Sediakan tempat bersembunyi

Kelinci menyukai tempat persembunyian seperti lubang. Jika kandang kelinci kamu memungkinkan. Kamu bisa meletakan pipa yang seukuran tubuh kelinci atau membuat tempat persembunyian dari kardus. Hal ini bertujuan agar kelinci tidak bosan dengan lingkungan yang begitu saja.

3. Pemberian makan kelinci

Cara merawat kelinci, makanan kelinci

Pemberian pakan pada kelinci anakan maupun dewasa tentu harus diperhatikan. Maka dari itu kamu perlu mengetahui nya agar tidak salah dalam memberi makan kelinci peliharaan kamu.

Dalam pemberian makan kamu harus mengetahui usia kelinci yang di pelihara. Jika kelinci masih usia 0-2 bulan sebaiknya pilih makanan berupa dedak khusus kelinci. Makanan ini aman bagi pencernaan kelinci anakan. Jika kelinci sudah remaja atau dewasa, maka bisa di berikan rerumputan, sayuran hijau seperti : kangkung, sawi, jagung muda, wortel , pelet kelinci, kuaci dll. 

Jangan lupa juga menyediakan minum yang di letak dalam sebuah wadah khusus kelinci. Sebab hewan ini sangat mudah sekali dehidrasi. Jangan sampai minuman pada wadah tersebut kosong.

4. Menyediakan tempat kotoran

Sediakan juga tempat kotoran yang berisikan pasir, tanah ataupun serbuk kayu. Nantinya kelinci akan membuang kotoran maupun pipis pada wadah tersebut. Selain itu kelinci juga senang bersantai di tempat tersebut. Letakan saja wadah kotoran pada pojokan kandang kelinci.

5. Selalu perhatikan kebersihan kandang

Walaupun kamu telah menyediakan wadah kotoran. Tentunya kamu juga wajib memperhatikan kebersihan kandang kelinci juga nih. Sebab, tidak selalu kelinci membuang kotoran pada wadah yang disediakan. Terkadang ia juga membuang kotoran di luar wadah kotorannya. "Namanya juga hewan, maklum lah.. Hehehe"

6. Sering keluarkan kelinci dari kandang

Kelinci perlu bermain diluar kandang untuk menggerakan badannya. Biarkan dia bermain diluar hanya untuk sekedar melompat lompat. Dan selalu awasi kelinci kamu pada saat di luar kandang. Agar tidak ada hewan lain yang menggangu.

7. Memandikan kelinci

Emang boleh kelinci dimandikan ? Boleh lah, siapa bilang nggak boleh. Asal di tanganin dengan tepat. Untuk masalah memandikan kelinci, saya sudah membahasnya di artikel yang berjudul cara memandikan kelinci dengan baik dan benar. Kamu bisa membacanya disitu, ya.

Terus bagaimana cara merawat kelinci anakan ?

Merawat kelinci anakan tidak jauh berbeda dengan kelinci dewasa. Namun, dalam pemberian pakan harus lebih diperhatikan. Sebab kelinci anakan belum bisa mencerna pakan yang mengandung unsur keras. Maka di wajibkan memberi pelet khusus kelinci yang telah di hancurkan (dedak). Sesekali boleh di berikan rerumputan.

Kemudian usahakan jangan dulu untuk dimandikan. Jika kamu tidak mahir memandikannya, maka ia akan rentan sekali sakit.

Oh iya, jika kelinci anakan masih dalam pengawasan induknya. Maka biarkan saja induknya yang merawatnya. Biasanya kelinci anakan akan mandiri ketika berumur 2 bulan atau setara dengan 8 minggu.

Bagaimana cara merawat kelinci agar cepat besar ?

Agar kelinci anakan yang kamu pelihara cepat tumbuh besar, maka kamu harus memberikan makanan bernutrisi tinggi. Seperti pelet kelinci yang telah dihancurkan tadi. Sesekali berikan ia jagung muda untuk variasi makanan nya. Berikan juga rerumputan seperti rumput teki dan rumput gajah.

Intinya jangan memberikan makanan yang keras terlebih dahulu. Agar pencernaan nya lancar. Jika sudah dewasa, kamu bisa memberikan makanan apa saja, selama masih tidak membahayakan kelinci.

Sampai sini sudah pahamkan cara merawat kelinci. Jangan takut untuk memulai. Semakin kita berani memulai, maka kita akan lebih paham dalam merawat hewan kesayangan. 

Post a Comment for "Cara Merawat Kelinci Anggora Dan Lokal Dengan Baik"