Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Jenis Jenis Kelinci Anggora, Lokal, Pedaging Hingga Termahal

Jenis Kelinci

 Kelinci merupakan salah satu golongan hewan pengerat yang memiliki penampilan yang menggemaskan dan lucu. Namun sudah taukah kamu bahwa ada banyak sekali jenis kelinci di dunia ini yang mungkin saja kamu belum mengetahuinya.

Pada kesempatan ini konten hewan sudah merangkum jenis jenis kelinci yang ada di dunia bahkan di Indonesia. Untuk itu, silahkan simak ulasan yang ada dibawah ini

Kelinci Anggora

Kelinci anggora memiliki beberapa jenis yang sangat populer untuk dijadikan sebagai hewan peliharaan. Saat ini, jenis anggora sudah banyak di kembangbiakan di Indonesia. Kelinci ini umumnya ditandai dengan bulu yang halus dan juga lebat. Selain itu, kelinci anggora juga dapat tumbuh besar dengan mencapai bobot sekitar 6 kilogram. 

1. Anggora jerman

kelinci Anggora jerman

Kelinci ini paling banyak ditemukan di daerah amerika dan canada. Umumnya kelinci ini di budidayakan hanya untuk diambil bulunya dan dijadikan sebuah wol. Karena memiliki penampilan yang sangat menggemaskan, tak sedikit pula yang menjadikannya sebagai hewan peliharaan pribadi.

Tak hanya itu saja, kelinci ini memiliki karakter yang sangat aktif dan sangat lincah. Walaupun bobot tubuhnya dapat mencapai 5 kg.

2. Anggora perancis

kelinci Anggora perancis

Kelinci Anggora Perancis juga memiliki bulu yang lebat dan juga halus. Namun bulu tersebut hanya ada pada bagian tubuhnya saja, tidak di bagian mukanya. Untuk masalah bobot tubuh, kelinci ini juga tidak kalah dengan jenis lainnya, yaitu dapat mencapai berat 5 kg.

3. Peranakan giant flemish

Peranakan giant flemish
Gambar : flemishgiantrabbit.com

Kelinci ini umumnya memiliki ciri - ciri bertubuh panjang dan bertelinga lebar. Dengan warna bulu abu-abu gelap, cokelat, dan hitam kecokelatan. Selain itu bobot tubuhnya juga dapat mencapai 10 kg. Maka sangat cocok jika dijadikan sebagai kelinci pedaging. Namun sayang, ras murni kelinci ini sulit ditemukan. Sehingga para peternak biasanya memelihara hasil dari silangannya saja.

Jenis Kelinci Hias

Sebenarnya kelinci anggora juga termasuk ke dalam kelinci hias. Namun ada juga beberapa jenis lainnya yang termasuk kelinci hias, diantaranya :

1. Kelinci himalaya

Gambar : pinterest

Tidak hanya kucing, kelinci juga ada yang berjenis himalaya. Namun ada juga yang menyebut sebagai kelinci cina atau kelinci rusia. Ciri kelinci himalaya dominan kewarna putih dan terdapat warna gelap di sekitar hidung, telinga, ekor, dan kaki. Sulitnya membudidayakan kelinci ini, maka harganya pun cukup mahal di pasaran hingga mencapai jutaan rupiah. 

2. Kelinci dutch

Gambar : petplan.co.uk

Kelinci dutch memiliki warna bulu yang berkombinasi seperti warna putih, bercak hitam, cokelat atau abu-abu. Kelinci ini juga termasuk dalam kelinci mini. Sebab bobot tubuhnya hanya mencapai 2,5 kg saja. Harga kelinci dutch berada di kisaran 100 ribu hingga jutaan per ekornya.

3. Kelinci english lop

Gambar : wikipedia

Jenis kelinci ini cukup terkenal dengan ciri khas telinganya yang panjang. Ketika beranjak dewasa, maka telinganya akan semakin memanjang dan turun kebawah sampai menyentuh tanah. 

Sebenarnya kelinci ini berasal dari Afrika tepatnya di Aljazair, lalu dikembangkan di salah satu negara Eropa yaitu Inggris. Maka dari itu namanya berubah menjadi english lop. Untuk harganya, kelinci ini ditaksir berkisar antara 150 ribuan - jutaan rupiah.

4. Kelinci fuzzy lop

Gambar : wikipedia

Kelinci fuzzy lop adalah salah satu jenis kelinci hias yang memiliki banyak peminatnya. Perawatan yang mudah dan memiliki sifat yang manja, membuat orang banyak tertarik untuk memeliharanya. 

Jenis ini bukan termasuk ras murni. Melainkan merupakan hasil dari perkawinan silang antara Holland Lop dan French Anggora. Hal itu dapat dilihat dari tubuhnya seperti ras holland lop dengan rambut ala ras anggora. Untuk harga kelinci jenis ini dibanderol mulai dari 120 ribu - 550 ribu rupiah.

5. Kelinci Netherland Dwarf

Gambar : smallpetjournal.com

Kelinci hias ini menjadi satu - satunya kelinci terkecil dari sekian banyak jenis ras kelinci lainnya. Bagaimana tidak, bobot kelinci ini tidak sampai 2 kg. Dengan ukuran tubuh yang mini, menjadikan kelinci ini sangat imut dan cocok dijadikan kelinci peliharaan. Jika ingin meminangnya, bisa kamu dapatkan dengan harga 150 - 500 ribuan saja.

6. Kelinci holland lop

Gambar : id.depositphotos.com

Holland lop hadir karena hasil persilangan antara English Lop, French Lop dan Netherland Dwarf. Kelinci ini sangat sulit untuk dicari. Dan kebanyakan orang memelihara kelinci fuzzy ketimbang holland lop. Sebab kelinci jenis ini tidak tahan terhadap cuaca yang panas. Untuk harganya sendiri dibanderol dengan cukup mahal mulai dari 500 ribu - jutaan rupiah.

7. Kelinci rex

Gambar : pinterest

Kelinci rex cukup populer dan banyak di jual di Indonesia. Bulu kelinci rex ini terbilang cukup tebal dan halus serta mirip dengan beludru. Sehingga sering disebut juga sebagai kelinci karpet dengan warna beludru kemerahan.

Tak heran jika ia dipelihara untuk diambil bulunya dan juga dagingnya. Sebab ia memiliki bobot yang cukup berat, bisa mencapai 5 kg. 

Kelinci lokal

Di Indonesia terdapat dua jenis kelinci yang tersebar di 2 Pulau, diantaranya Pulau Jawa dan Sumatera. Kelinci ini tersebar di alam liar dan sulit untuk di temukan.

1. Kelinci jawa

Gambar : phoenixhillna.org

Kelinci Jawa memiliki ciri khas warna bulu cokelat perunggu kehitaman. Kelinci lokal ini memiliki bobot hingga mencapai 4 kg pada saat dewasa. Umumnya kelinci ini dapat dijumpai di hutan-hutan Provinsi Jawa Barat.  Namun saat ini keberadaannya cukup sulit untuk ditemukan.

Kelinci Sumatera

Gambar : alamendah.org

Sedangkan Kelinci sumatera atau ada yang menyebut dengan kelinci belang sumatera, merupakan satu-satunya ras kelinci asli Indonesia. Habitatnya adalah hutan di pegunungan Pulau Sumatera. Kelinci ini memiliki panjang tubuh yang mencapai 40 cm. Ciri khas dari kelinci sumatera ialah memiliki warna belang yang di dominasi warna kelabu cokelat kekuningan.

Namun saat ini, kelinci belang ini sangat langka sekali untuk dijumpai. Bahkan mungkin sudah tidak pernah lagi ditemui di hutan pegunungan sumatera. 

Kelinci pedaging

Pernahkah kamu mendengar sate kelinci ? Atau pernah menyobanya. Bagi para pecinta kelinci tentu kasihan jika melihat ini. Namun mau bagaimana lagi, memang ada beberapa jenis kelinci yang dikhususkan untuk menjadi santapan. Umumnya kelinci tersebut memiliki bobot yang besar seperti yang ada dibawah ini.

1. Kelinci New Zealand


Salah satu kelinci pedaging yang memiliki keunggulan ialah jenis New Zealand. Kelinci ini tidak memiliki corak dan dominan berwarna putih, hitam dan sedikit keabu-abuan. Untuk bobotnya jangan ditanya, sudah jelas memiliki bobot mencapai 5 kg keatas.

2. Kelinci rambon

Kelinci rambon

Kelinci rambon termasuk salah satu kelinci pedaging dan memiliki ciri lebih kecil sedikit dibandingkan kelinci New Zealand. Bobot dari kelinci rambon hanya mencapai 3,5 kg. Hal ini cukup besar mengingat kelinci ini merupakan hasil dari perkawinan silang. 

3. Kelinci american chinchilla

Kelinci american chinchilla
Gambar : Petkeen.com

Kelinci jenis ini berasal dari Amerika dan merupakan kelinci dengan bobot yang besar. Sehingga sangat cocok dijadikan sebagai kelinci pedaging. 

Selain itu ada juga jenis kelinci rex dan giant yang dijadikan sebagai kelinci pedaging karena keduanya memiliki bobot tubuh yang cukup berat. 

Kelinci termahal

Untuk kelinci termahal saat ini tentunya di pegang oleh beberapa kelinci import yang memiliki penampilan unik dan lucu. Bahkan ada juga yang sulit untuk dikembangbiakan. Adapun jenis kelinci tersebut ialah :

  • Kelinci jenis lop
  • Kelinci anggora
  • Kelinci flemish giant
  • Kelinci english spot

Itulah jenis - jenis kelinci yang sudah konten hewan rangkum untuk para pembaca setia. Semoga dengan adanya informasi ini, dapat menambah wawasan dalam mengenal macam macam kelinci yang ada di dunia ini.

Post a Comment for "Jenis Jenis Kelinci Anggora, Lokal, Pedaging Hingga Termahal"