Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Ikan Arwana : Jenis, Cara Merawat Dan Fakta Menariknya

Ikan Arwana

 Ikan arwana adalah ikan yang hidup disungai yang tersebar di Asia Tenggara, salah satunya Indonesia. Ikan ini memiliki harga ekonomis yang sangat tinggi sebagai salah satu ikan hias peliharaan di aquarium. Selain itu, sebagian orang mempercayai bahwa ikan ini juga dapat membawa keberuntungan. 

Sejarah Ikan Arwana

Arwana bukanlah merupakan jenis ikan yang baru. Para ahli mengungkapkan bahwa ikan ini termasuk salah satu hewan purba yang saat ini masih hidup. Adanya bukti fosil ikan arwana yang ditemukan. Menunjukan bahwa arwana sudah ada sejak jutaan tahun yang lalu.

Namun pada masa itu orang masih belum mengenal jenis ikan yang satu ini. Ditahun 1844 ada dua orang ilmuan bernama Muller dan Schlegel berkebangsaan Jerman menemukan kembali ikan arwana ini di Amerika Selatan. Mereka berdua sangat tertarik dengan dengan keindahan tubuhnya. Lalu mereka membuat penelitian terhadap jenis ikan ini.

Hasil penelitian tersebut, mereka mengungkapkan bahwa orang masih belum mengenal ikan jenis ini. Sehingga dua ilmuan tersebut memberikan sebuah nama yaitu Osteoglossum formosum. Pada tahun 1913 dua ahli zoologi dari Belanda mengubah kembali namanya menjadi Scleropages formosus. 

Tidak sampai disitu saja, pada tahun 1966 ilmuan dari Jepang yang bernama Kanazawa melanjutkan penelitian terhadap ikan arwana ini. Hasil penelitiannya, ia berhasil menemukan banyak jenis dari arwana ini. Ada kurang lebih 4 genus yang ditemukan diantaranya Arapaima, Osteoglossum, genus Scleropages dan Clupisudis.

Selain tersebar di luas disungai - sungai Asia, ikan arwana juga berasal dari beberapa Negara lain diantaranya, Brasil, Australia, Mesir dan juga Afika.

Jenis Ikan Arwana

Ikan arwana setidaknya memiliki beberapa jenis yang tersebar di berbagai wilayah, salah satunya Indonesia. Jenis tersebut memiliki warna dan corak yang berbeda - beda. Jenis apa - apa sajakah itu, simak ulasan berikut ini.

1. Arwana Super Red

Arwana Super Red

Ikan arwana merah (super red) berasal dari sungai kapuas dan danau sentarum provinsi Kalimantan Barat. Dihabitat aslinya ini terdapat banyak sekali cadangan pangan yang sangat memadai bagi arwana jenis ini. Sehingga mempengaruhi evolusi pada warna ikan tersebut.

Arwana super red ini memiliki setidaknya 4 varietas yang terdiri dari : merah cabai(chili red), merah darah (blood red), merah emas (golden red) dan merah orange (orange red).

2. Arwana Silver

Arwana Silver

Jenis ikan arwana yang satu ini memiliki sisik yang berwarna perak kehijauan. Dan apabila terkena cahaya, maka sisik tersebut akan terlihat seperti kilat -kilat pada umumnya. Arwana silver ini merupakan salah satu jenis ikan hias air tawar endemik dari Jambi. 

Kabarnya ikan ini dibudidayakan di Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Sungai Gelam, yang berada kurang lebih 23 kilometer dari pusat kota Jambi.

3. Arwana Platinum

Arwana Platinum

Arwana platinum merupakan jenis ikan hias yang harganya sangat fantastis. Kabarnya ikan ini memiliki harga jual sebesar 6 Milyar untuk satu ekornya. Ikan yang berasal dari Amerika Selatan ini memiliki mutasi warna yang terbilang langka. Hal ini lah yang menjadikan salah satu faktor harga jualnya yang begitu fantastis. 

Uniknya, ikan ini terkadang memiliki chip yang dimasukan kedalam tubuhnya untuk membedakannya dari jenis ikan arwana lainnya. 

4. Arwana Jardini

Arwana Jardini

Arwana jardini merupakan ikan yang berasal dari Papua, yang sering ditemui di perairan merauke. Ikan ini memiliki sisik yang berkilau seperti mutiara ketika terkena cahaya. Arwana ini masih kerabat dekat dengan jenis red spotted pearl yang berasal dari Australia. 

Adapun perbedaan keduanya terletak pada warna sisiknya. Arwana red spotted pearl memiliki warna mutiara merah ditepi sisiknya yang sangat mencolok. Sedangkan jardini memiliki warna merah ditepi sisiknya tidak begitu mencolok. Selain memiliki tepi sisik bewarna merah, arwana jardini juga ada yang memiliki tepi sisik bewarna hijau.

5. Arwana Hijau

Arwana Hijau

Umumnya arwana hijau ini memiliki warna kelabu kehijauan dengan pola garis gelap pada ekor. Arwana ini memiliki ciri yang sedikit berbeda dari jenis lainnya. Dimana kepala dan mulutnya lebih besar dan terlihat lebih bulat. 

Penyebaran ikan ini terbilang sangat luas, diantaranya Myanmar, Thailand, Malaysia, Kamboja dan Indonesia. Namun variasi warna dan penampakan dapat berbeda di setiap habitatnya.

6. Arwana crossback golden

Arwana crossback golden

Arwana crossback merupakan salah satu arwana yang masuk varietas arwana golden. Ikan ini dapat ditemui diperairan Malaysia seperti Golden Pahang, Bukit Merah Blue atau Malaysian Gold. Crossback golden merupakan salah satu varietas yang bisa dibilang cukup langka.

Saat dewasa, ikan ini memiliki warna emas yang menyeluruh hingga melewati punggungnya. Maka tak heran jika ikan ini memiliki harga yang terbilang cukup mahal. 

7. Arwana Red Tail Golden

Arwana Red Tail Golden

Indonesia juga memiliki ikan arwana golden dengan varietas Red Tail Golden (RTG). Spesies ini dapat ditemui di Pulau Sumatera, tepatnya di perairan Pekanbaru. Ikan ini sangat agresif dan juga tahan banting dibanding arwana crossback. Namun jika dilihat sekilas, kedua ikan ini terlihat sama.

Perbedaan mencolok terlihat ketika ikan sudah memiliki ukuran panjang lebih dari 20 cm. Ketika mencapai ukuraan tersebut, RTG memiliki warna emas yang memenuhi tubuhnya namun tidak pada punggungnya. Hal ini berbanding terbalik dengan ikan arwana crossback yang berhabitat di Malaysia.

Cara Memelihara Ikan Arwana

Setelah mengetahui jenis ikan arwana. Pembahasan selanjutnya ialah bagaimana cara memelihara arwana agar dapat bertahan hidup di dalam aquarium. Untuk itu silahkan simak ulasan berikut ini.

1. Siapkan Aquarium

Sebelum memelihara ikan arwana. Kamu perlu menyiapkan aquarium yang sesuai dengan ukuran arwana yang kamu pelihara.  Jangan gunakan aquarium yang terlalu kecil. Sebab akan membatasi gerak tubuh arwana.  Ukuran aquarium yang cocok digunakan adalah 60 cm × 30 cm × 32 cm atau 80 cm × 40 cm × 42 cm. Dengan ketebalan kaca yang dibutuhkan adalah 5 mm. 

Namun jika ukuran arwana mencapai panjang 45 cm, maka gunakanlah aquarium yang berukuran lebih besar. Kamu bisa menggunakan aquarium dengan ukuran 120 cm × 60 cm × 55 cm dengan ketebalan kaca sekitar 10 - 12 mm.

2. Sediakan Tanaman Hias dan Juga Batu Pasir

Kamu bisa menambahkan tanaman air hias, bebatuan dan juga pasir hias. Penambahan beberapa hiasan aquarium tersebut bertujuan agar ikan merasa berada di habitat aslinya, dan juga tidak mudah stres. 

3. Menjaga Kualitas Air 

Kamu bisa menggunakan filter dan gelembung udara untuk memastikan suhu air dalam keadaan normal. Selain itu air juga akan selalu bersih dikarenakan ada filter yang bisa menyaring kotoran ikan. 

4. Mengatur Pola Makan

Makanan ikan arwana juga harus diatur pola pemberiannya. Kamu bisa memberikan makanan untuk arwana berupa serangga, anak katak, ikan kecil, pelet, udang dan lain sebagainya. Untuk arwana yang masih anakan, kamu bisa memberikan pakan 2x sehari (pagi dan sore). Jika memberikan jangkrik cukup 2 - 3 ekor dalam sekali makan.

Semakin besar ikan tersebut, maka pemberian pakannya bisa diperbanyak. Kamu juga bisa memberikan pelet khusus arwana yang sudah banyak dijual ditoko maupun di online shop.

5. Mengganti Air 

Walaupun sudah menggunakan filter. Tetap saja air pada aquarium harus rajin diganti. Hal ini bertujuan agar kondisi air selalu bersih dan ikan pun tidak mudah terserang penyakit. Kamu bisa mengganti air maksimal 1 bulan sekali, dengan pengurasan air 50 - 70%. Dan pastikan sisa air di aquarium cukup membuat arwana berenang.

Umur ikan arwana bisa mencapai puluhan tahun jika dirawat dengan baik. Kunci dari perawatannya ialah dengan rutin memberi makan dan juga membersihkan air aquarium. Jika ingin sisik arwana terlihat bagus, disarankan memberikan makanan berupa kelabang dan anak katak sesering mungkin.

Baca juga17 Jenis ikan hias air tawar aquarium termurah hingga termahal

Fakta Menarik Ikan Arwana

Tau tidak ? Ikan arwana ini memiliki beberapa fakta yang menarik. Mungkin sebagian dari kita masih banyak yang belum mengetahui beberapa fakta menarik tersebut. Dan disini saya akan memberi taukan kepada kamu beberapa fakta menarik dari ikan arwana ini. Berikut faktanya :
  • Arwana merupakan hewan purba yang sudah lama hidup dizaman dahulu.
  • Arwana jantan mampu tidak makan selama 2 bulan ketika menyimpan telur pada mulutnya.
  • Dianggap sebagai ikan membawa keberuntungan (Hoki)
  • Mampu melompat dari air ketika sedang memangsa.
  • Memiliki beberapa spesies yang tersebar di berbagai belahan dunia.
  • Beberapa spesies memiliki harga yang fantastis, bahkan bisa mencapai ratusan hingga milyaran rupiah.
  • Memiliki banyak sebutan, seperti : arowana, aro, ikan naga, barramundi, saratoga, pla tapad, silok, siluk, kelesa, kaleso, kalikasi, kayangan, peyang, tengkuso, tangkelese, dan tangkaleso.
  • Mampu bertahan pada kadar oksigen yang rendah. 
  • Pemakan segalanya, namun lebih menyukai serangga dan ikan - ikan kecil.
  • Ketika dipelihara, membutuhkan perawatan yang khusus agar dapat berumur panjang.

Habis sudah pembahasan kali ini mengenai ikan arwana, cara memeliharanya, jenis ikan arwana dan juga fakta menariknya. Semoga dapat menambah ilmu pengetahuan bagi kamu yang senang dengan ikan yang eksotis ini. Jika kamu masih pemula dalam memelihara arwana. Disarankan untuk bergabung di grup komunitas ikan arwana agar dapat menambah wawasan dalam merawat ikan tersebut.

Post a Comment for "Ikan Arwana : Jenis, Cara Merawat Dan Fakta Menariknya"