Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Gelatik Batu : Perbedaan, Ciri Dan Makanan Agar Gacor

Gelatik Batu

 Gelatik batu merupakan burung kecil yang berasal dari keluarga Paridae. Burung dengan nama latin Parus major ini banyak diminati oleh para kicau mania. Burung ini memiliki ciri - ciri warna hitam putih yang khas.

Di Indonesia sendiri, burung ini banyak tersebar di Pulau Sumatera, Pulau Jawa, Bali dan Nusa Tenggara. Belakangan yang lalu, burung gelatik ini menjadi perdebatan karena penyebutan nama yang berbeda.

Di Sumatera sendiri burung ini sering disebut Gelatik batu. Sedangkan di Pulau Jawa burung ini dinamakan Gelatik wingko. Kalau dilihat secara fisik, kedua gekatik ini terlihat sama dan tidak ada perbedaan. 

Akan tetapi hal ini masih menjadi misteri di para kicau mania karena harga jual Gelatik wingko di Sumatera terbilang cukup mahal. Sedangkan di Pulau Jawa Gelatik wingko ini harga nya relatif murah. 

Perbedaan Gelatik Batu dan Gelatik Wingko

Ada yang beranggapan kalau Gelatik batu dan Gelatik wingko merupakan dua spesies yang berbeda. Perlu diketahui bahwa burung Gelatik batu dan wingko ini masih dalam spesies yang sama. Sebenarnya penyebutan burung Gelatik wingko ini banyak disebutkan, oleh masyarakat yang berada disekitar lereng gunung merapi. 

Hanya saja yang membedakan keduanya ialah daerah penyebaran serta penyebutanya saja. Untuk burung Gelatik yang daerah penyebaran nya di lereng gunung, sebenarnya sama saja dengan Gelatik batu yang ada di Pulau Sumatera.

Di Sumatera sendiri burung ini biasanya terdapat pada hutan dan perkebunan sawit. Burung Gelatik yang ada di Sumatera masih satu spesies dengan burung Gelatik yang ada di Pulau Jawa. Hanya saja terdapat perbedaan kecil yang ada pada burung kecil ini sehingga ia ditempatkan pada sub-spesies yang berbeda. 

Walaupun ditempatkan dalam sub-spesies berbeda, namun tetap saja disebut Gelatik batu tetapi tidak disebut Gelatik wingko. Namun, Gelatik batu maupun Gelatik wingko masih dalam spesies yang sama. Hanya saja banyak yang beranggapan bahwa Gelatik wingko memiliki suara yang lantang serta mental yang baik di banding Gelatik batu.

Tetapi tidak sedikit juga yang beranggapan bahwa Gelatik batu dan wingko ini memiliki kualitas yang sama. Untuk masalah suara serta mental tergantung siapa yang merawatnya. Hal yang wajar apabila Gelatik wingko memiliki suara yang lantang serta mental yang baik.

Terkadang faktor habitat aslinya dapat mempengaruhi mental si burung. Soal harga, ini tergantung masing-masing selera dari penghobi saja. Tidak perlu diperdebatkan. Wajar saja apabila Gelatik wingko memiliki harga jual yang mahal di bandingkan Gelatik batu. 

Karena burung ini dikirim dari Pulau Jawa ke Sumatera. Dan itu membutuhkan biaya pengiriman serta resiko kematian yang tinggi serta dapat berakibat rugi terhadap si pembeli. 

Ciri Gelatik Batu Jantan

Jantan (kiri) Betina (kanan)
Gambar : radea.co

Ciri dari burung hitam putih ini sangat mudah dibedakan. Jika gelatik memiliki garis hitam tebal pada dada yang sampai kedubur. Maka bisa dipastikan burung tersebut berjenis kelamin jantan. Begitu juga bila burung masih trotol (anakan). Garis tersebut dapat terlihat dengan jelas walaupun tipis.

Ciri Gelatik Batu Betina

Pada gelatik betina. Garis dada yang dimiliki tidak sampai pada dubur alias terputus. Kemudian garis tersebut tidak begitu tebal dan warnanya sedikit pudar (bisa dibilang hitam pudar). Hal yang paling mencolok adalah suara kicauan yang monoton atau tidak memiliki variasi.

Makanan Burung Gelatik Batu Cepat Gacor

Dialam liar, burung ini memakan serangga berupa jangkrik dan serangga kecil lainnya. Namun ketika dipelihara, maka makanannya berganti dengan voer halus. Untuk dapat menjadikan burung gelatik agar gacor, perlu membutuhkan makanan tambahan agar mendongkrak birahinya. 

Maka dari itu, beberapa makanan gelatik batu dibawah ini, dapat mendongkrak birahinya agar ia lebih rajin berkicau. 

1. Jangkrik

Jangkrik sangat diperlukan karena memiliki banyak protein yang dapat mendongkrak birahinya. Untuk itu, berikan jangkrik sebanyak 3 ekor dipagi hari dan 3 ekor disore hari. Jika dilakukan dengan rutin, dalam waktu 2 minggu biasanya burung akan mengalami kemajuan dalam berkicau.

2. Ulat Hongkong

Pemberian ulat hongkong juga sangat bagus untuk mempercepat menaikan birahinya agar semakin gacor. Namun, pemberian ulat ini tidak disarankan berlebihan. Sebab sifatnya yang panas dapat membuat burung menjadi stres. Sebaiknya berikan ulat sebanyak 4 - 6 ekor dalam sehari.

3. Kroto

Kroto merupakan makanan terfavorit bagi semua jenis burung, tak terkecuali gelatik. Pemberian kroto bisa dilakukan sebanyak 2 kali dalam seminggu atau 1 minggu sekali. Kroto juga diyakini dapat membuat volume suara menjadi keras. 

Racikan Makanan Gelatik Batu

Selain makanan diatas. Sebagian gelatik mania membuat pakan racikan dari beberapa bahan pilihan. Yang paling umum digunakan ialah :

  • Voer halus
  • Kacang Tanah
  • Susu Sachet Dancow

Cara mengolahnya juga sangat mudah. Pertama cukup sangrai kacang tanah, lalu kupas kulitnya dan ditumbuk sampai halus. Kemudian campurkan dengan voer serta tambahkan beberapa sendok susu sachet dancow kedalam campuran makanan tersebut. Pakan siap disajikan keburung sesuai keinginan.

Namun ingat, makanan ini sebaiknya ditukar jika sudah 1 harian. Maka dari itu jangan terlalu banyak memberikannya.

Itulah penjelasan mengenai perbedaan, ciri dan makanan burung gelatik batu agar gacor. Semoga dapat membantu teman - teman yang baru terjun memelihara burung gelatik ini.

Post a Comment for " Gelatik Batu : Perbedaan, Ciri Dan Makanan Agar Gacor"